Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) & Uji Kompetensi
Junior Cyber Security Bersertifikat Nasional
Saat ini, kebutuhan tenaga keamanan siber terus meningkat. Oleh karena itu, Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dan Uji Kompetensi Skema Junior Cyber Security hadir sebagai solusi strategis bagi profesional pemula. Melalui program ini, peserta secara aktif membangun kompetensi teknis yang relevan, terukur, dan diakui secara nasional.
Selain itu, program ini mengacu langsung pada SKKNI No. Kep. 55 Tahun 2015. Dengan demikian, seluruh materi dan proses pelatihan benar-benar selaras dengan standar kerja nasional. Pada akhirnya, peserta memiliki bekal kuat untuk memasuki dunia kerja keamanan siber.
Apa Itu Pelatihan Junior Cyber Security?
Pada dasarnya, pelatihan ini merupakan program pengembangan kompetensi untuk level junior di bidang keamanan siber. Namun demikian, program ini tidak hanya berfokus pada teori. Sebaliknya, peserta langsung mempraktikkan penerapan keamanan sistem dan jaringan.
Selanjutnya, peserta mempelajari cara mengidentifikasi ancaman, menganalisis risiko, serta menerapkan kebijakan keamanan informasi. Oleh sebab itu, lulusan program ini mampu menjalankan peran aktif sebagai lini pertama pertahanan siber organisasi.
Mengapa Pelatihan Ini Sangat Dibutuhkan?
Seiring dengan pesatnya transformasi digital, ancaman siber juga semakin kompleks. Oleh karena itu, organisasi membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja.
Lebih lanjut, Junior Cyber Security memiliki peran penting karena mereka:
-
Mengamankan sistem dan jaringan sejak tahap awal
-
Mendeteksi potensi serangan lebih cepat
-
Menerapkan standar keamanan sesuai regulasi
-
Menjaga integritas dan kepercayaan sistem digital
Dengan demikian, mengikuti pelatihan ini menjadi langkah cerdas untuk meningkatkan kompetensi sekaligus peluang karier.
Tujuan Pelatihan Berbasis Kompetensi
Secara khusus, program ini bertujuan untuk:
-
Memberikan gambaran jelas mengenai kompetensi kerja Junior Cyber Security
-
Mempersiapkan peserta menghadapi pra-asesmen dan asesmen secara optimal
-
Mengembangkan keterampilan teknis dan profesional secara berkelanjutan
-
Menjamin mutu proses sertifikasi sesuai standar nasional
Oleh karena itu, peserta mengikuti alur pembelajaran yang sistematis, terarah, dan mudah dipahami.
Bentuk Kegiatan Pelatihan
Pertama, peserta mengikuti pelatihan berbasis kompetensi yang diselenggarakan oleh Lembaga Diklat Profesi.
Kemudian, peserta memperoleh bimbingan teknis sebagai penguatan materi.
Selanjutnya, peserta mengikuti uji kompetensi (assessment) oleh asesor resmi.
Dengan alur ini, peserta tidak hanya belajar, tetapi juga membuktikan kompetensinya secara objektif.
Materi Pelatihan Berbasis Kompetensi
Materi pelatihan disusun secara runtut dan relevan dengan kebutuhan industri. Oleh karena itu, peserta mempelajari :
-
Sistem Sertifikasi Kompetensi di Indonesia
-
SKKNI Nomor 55 Tahun 2015
-
Standar Kompetensi Skema Junior Cyber Security
Unit Kompetensi Uji
Selain itu, peserta akan menguasai unit berikut:
-
Menerapkan Prinsip Perlindungan Informasi
-
Menerapkan Keamanan Informasi pada Jaringan Internet
-
Melaksanakan Kebijakan Keamanan Informasi
-
Mengelola Prosedur Keamanan Informasi
-
Menerapkan Standar Keamanan Informasi
-
Mengaplikasikan Persyaratan Keamanan Informasi
-
Mengimplementasikan Konfigurasi Keamanan Informasi
-
Menerapkan Kontrol Akses Berbasis Metodologi
Dengan demikian, peserta membangun kompetensi secara menyeluruh dan terintegrasi.
Instruktur & Asesor Berpengalaman
Pada sesi pembekalan teknis, praktisi berpengalaman dari asosiasi pendukung LSP secara langsung membimbing peserta.
Selanjutnya, asesor resmi dari Lembaga Sertifikasi Profesi melakukan uji kompetensi secara profesional dan objektif.
Oleh sebab itu, hasil asesmen benar-benar mencerminkan kemampuan peserta.
Metode Asesmen yang Terstruktur
Agar proses berjalan optimal, metode asesmen dilakukan secara bertahap:
-
Pra-Assessment (APL-01 dan APL-02)
-
Verifikasi dokumen dan portofolio
-
Real Assessment
-
Praktik dan simulasi (jika diperlukan)
-
Uji tulis sesuai skema sertifikasi
-
Wawancara kompetensi
Dengan metode ini, penilaian berlangsung transparan dan akuntabel.
Waktu & Metode Pelaksanaan
Paket Reguler (Full Online)
-
2–4 Februari 2026
-
14–16 Februari 2026
-
4–6 Juni 2026
-
17–19 Desember 2026
⏰ 08.00–16.00 WIB
Paket In House
Sementara itu, paket In House tersedia sesuai permintaan:
-
Jadwal: Tentatif
-
Metode: OFFLINE
-
Venue/TUK: Lokasi klien
Dengan pilihan tersebut, perusahaan maupun individu dapat menyesuaikan kebutuhan pelatihan.
Sasaran Peserta
Program ini sangat direkomendasikan bagi:
-
Staf dan personel IT
-
Junior Cyber Security
-
Profesional keamanan informasi
-
Individu yang ingin berkarier di bidang cyber security
Terlebih lagi, program ini cocok bagi peserta yang ingin meningkatkan daya saing kerja.
Persyaratan Dasar Peserta
Agar proses asesmen berjalan lancar, peserta perlu menyiapkan :
-
Formulir APL-01 dan APL-02
-
Pas foto 3×4 background merah
-
Fotokopi KTP/KK
-
Fotokopi ijazah terakhir
-
CV, sertifikat, dan portofolio (jika ada)
Dengan kelengkapan tersebut, proses administrasi menjadi lebih efisien.
Fasilitas yang Diperoleh Peserta
Selain materi berkualitas, peserta juga mendapatkan:
-
Training kit lengkap
-
Lunch & coffee break (paket reguler)
-
Souvenir eksklusif
-
Modul pelatihan (soft & hard copy)
-
Sertifikat Pelatihan Berbasis Kompetensi
-
Sertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi bagi peserta yang dinyatakan kompeten
Penyelenggara Program
Program ini diselenggarakan oleh Indonesia Certification Center bekerja sama dengan LSP terkait. Oleh karena itu, kualitas pelatihan dan sertifikasi tetap terjaga sesuai regulasi nasional.
Informasi & Pendaftaran
📞 Hubungi Kami Sekarang
0813 2646 7710 / 0813 2517 7427
📧 satrio@jogjaitcamp.com | ardian@jogjaitcamp.com
👉 Segera daftar, karena semakin cepat Anda bertindak, semakin besar peluang Anda berkarier di bidang Cyber Security.



